Bahasa.ensiklopedia.online

Bahasa · Lisan

Muno

Muno dicatat sebagai bahasa lisan kategori L1 dalam Glottolog 5.3, dengan identitas guri1248. Sumber menempatkannya dalam kategori isolat dan mengasosiasikannya dengan Papua Nugini.

ISO 639-3
grxGlottocode guri1248
Cara berbahasa
Lisan
Lingkup
Bahasa individual · cakupan Glottolog 5.3
Rujukan utama
Glottolog 5.3 ↗
Muno
Titik rujukan; bukan batas persebaran. Glottolog 5.3 ↗ · Lisensi

Gambaran umum

Identitas dan penamaan

Glottolog menggunakan nama rujukan Muno. Identitas guri1248 tercatat pada tingkat bahasa, dalam kategori bahasa lisan sebagai bahasa pertama (L1). Kategori ini mengacu pada penggunaan tradisional suatu komunitas. Cakupan profil mengikuti sumber, termasuk dokumentasi dari masa lalu. Nama katalog belum tentu merupakan nama asli atau nama pilihan komunitas. Nama asli hanya ditambahkan jika ada bukti yang sesuai. Glottolog menautkan kode ISO 639-3 grx. Cakupan kode pada daftar resmi ISO belum diperiksa langsung.[1][2][3]

Posisi dalam klasifikasi

Glottolog 5.3 menandai Muno sebagai isolat. Artinya, dalam skema edisi ini, bahasa tersebut tidak ditempatkan sebagai anggota keluarga dengan bahasa lain. Isolat berbeda dari bahasa yang belum dapat diklasifikasikan karena dokumentasi tidak memadai. Label ini tidak menyatakan bahwa bahasa tidak memiliki variasi internal, tidak pernah mengalami kontak, atau tidak mungkin dikaji kembali melalui bukti historis yang baru.[2][3]

Bukti identitas: languoid.csv: id=guri1248; CLDF guri1248-level, guri1248-category ↗

Klasifikasi dan hubungan

Menurut Glottolog, edisi 5.3.

Isolat
  • MunoIsolat dalam skema Glottolog 5.3; berbeda dari bahasa yang belum terklasifikasi.

Informasi dengan konteks

Asosiasi wilayah dan titik

Kolom negara (Countries) mencatat kaitan dengan Papua Nugini (PG). Kawasan geografis (Macroarea) dalam Glottolog: Papunesia. Pembagian kawasan ini mengikuti data sumber dan berbeda dari keluarga bahasa. Titik perwakilan sumber berada pada -3.5718° lintang dan 141.597° bujur. Negara dan titik rujukan tidak menunjukkan semua lokasi penutur, status bahasa resmi, batas komunitas, atau kepemilikan wilayah. Informasi wilayah perlu dibaca sesuai cakupan sumber.[1][2]

Dokumentasi yang tercatat

Dokumentasi terluas yang tercatat dalam Glottolog, atau Most Extensive Description (MED), termasuk kategori sketsa tata bahasa. Edisi sumber mencatat 2 rujukan dalam riwayat MED. Hingga tiga catatan bibliografi ditampilkan di bagian Dokumentasi. Kategori ini menjelaskan dokumentasi yang tercatat. Kategori tersebut tidak menilai jumlah penutur, status resmi, atau kerumitan bahasa. Bibliografi membantu pembaca menelusuri karya rujukan. Isi kajian bunyi, tata bahasa, dan contoh ujaran dalam karya tersebut belum diringkas karena belum diperiksa langsung.[2]

Ragam dalam sumber

Data sumber tidak mencatat turunan tingkat dialek di bawah identitas guri1248. Ketiadaan catatan ini tidak berarti bahasa tersebut tidak memiliki variasi. Ragam tersebut belum memiliki profil tersendiri dan tidak menambah jumlah bahasa individual dalam koleksi. Nama dan cakupan ragam mengikuti sumber. Glottolog mengingatkan bahwa informasi dialek masih dapat memerlukan koreksi. Penamaan dan pengelompokan perlu diperiksa saat membandingkan sumber.[1][3]

Kode dan cakupan identitas
Sistem kodeKodePemetaan dan catatan
Glottocodeguri1248Identitas cocokDicocokkan pada identitas tingkat bahasa, bukan berdasarkan kemiripan nama.
ISO 639-3grxHubungan perlu dibaca bersama sumberKode yang ditautkan Glottolog 5.3; cakupan daftar resmi ISO belum diperiksa langsung. Kode tidak menambah hitungan bahasa.

Perkiraan penutur: belum tersedia dalam koleksi ini. Daftar bunyi bahasa (inventaris fonologis) dan penilaian daya hidup bahasa belum diterbitkan.

Nama dalam rujukan

Contoh tulisan dengan rujukan belum tersedia dalam koleksi ini.

Rujukan dokumentasi

Sketsa tata bahasa · kategori deskripsi terluas yang tercatat dalam Glottolog.

  1. Baron, Wietze. 1983. Kwomtari Survey. Unpublished manuscript, SIL Survey office, Ukarumpa, now posted at \url{http://www.kwomtari.net/kwomtari_survey.pdf} accessed 15 Dec 2008. 42pp. ↗
  2. Kelm, Antje & Heinz Kelm. 1980. Sago und Schwein: Ethnologie von Kwieftim und Abrau in Nordost-Neuguinea. (Studien zur Kulturkunde, 51.) Wiesbaden: Franz Steiner. ix+397pp. ↗

Setiap tautan membuka catatan bibliografi Glottolog.

Isi buku dan artikel asli belum diperiksa. Kategori MED menjelaskan keluasan dokumentasi yang tercatat, bukan mutu atau keunggulan bahasa.

Lokasi bukti: CLDF values.csv: guri1248-med; guri1248-medovertime.