Bahasa · Lisan
Mpur
Mpur dicatat sebagai bahasa lisan kategori L1 dalam Glottolog 5.3, dengan identitas mpur1239. Sumber menempatkannya dalam kategori isolat dan mengasosiasikannya dengan Indonesia.
- ISO 639-3
- akc
- Cara berbahasa
- Lisan
- Lingkup
- Bahasa individual · cakupan Glottolog 5.3
- Rujukan utama
- Glottolog 5.3 ↗
Gambaran umum
Identitas dan penamaan
Glottolog menggunakan nama rujukan Mpur. Identitas mpur1239 tercatat pada tingkat bahasa, dalam kategori bahasa lisan sebagai bahasa pertama (L1). Kategori ini mengacu pada penggunaan tradisional suatu komunitas. Cakupan profil mengikuti sumber, termasuk dokumentasi dari masa lalu. Nama katalog belum tentu merupakan nama asli atau nama pilihan komunitas. Nama asli hanya ditambahkan jika ada bukti yang sesuai. Glottolog menautkan kode ISO 639-3 akc. Cakupan kode pada daftar resmi ISO belum diperiksa langsung.[1][2][3]
Posisi dalam klasifikasi
Glottolog 5.3 menandai Mpur sebagai isolat. Artinya, dalam skema edisi ini, bahasa tersebut tidak ditempatkan sebagai anggota keluarga dengan bahasa lain. Isolat berbeda dari bahasa yang belum dapat diklasifikasikan karena dokumentasi tidak memadai. Label ini tidak menyatakan bahwa bahasa tidak memiliki variasi internal, tidak pernah mengalami kontak, atau tidak mungkin dikaji kembali melalui bukti historis yang baru.[2][3]
Bukti identitas: languoid.csv: id=mpur1239; CLDF mpur1239-level, mpur1239-category ↗
Klasifikasi dan hubungan
- MpurIsolat dalam skema Glottolog 5.3; berbeda dari bahasa yang belum terklasifikasi.
Informasi dengan konteks
Asosiasi wilayah dan titik
Kolom negara (Countries) mencatat kaitan dengan Indonesia (ID). Kawasan geografis (Macroarea) dalam Glottolog: Papunesia. Pembagian kawasan ini mengikuti data sumber dan berbeda dari keluarga bahasa. Titik perwakilan sumber berada pada -0.7489° lintang dan 133.166° bujur. Negara dan titik rujukan tidak menunjukkan semua lokasi penutur, status bahasa resmi, batas komunitas, atau kepemilikan wilayah. Informasi wilayah perlu dibaca sesuai cakupan sumber.[1][2]
Dokumentasi yang tercatat
Dokumentasi terluas yang tercatat dalam Glottolog, atau Most Extensive Description (MED), termasuk kategori sketsa tata bahasa. Edisi sumber mencatat 5 rujukan dalam riwayat MED. Hingga tiga catatan bibliografi ditampilkan di bagian Dokumentasi. Kategori ini menjelaskan dokumentasi yang tercatat. Kategori tersebut tidak menilai jumlah penutur, status resmi, atau kerumitan bahasa. Bibliografi membantu pembaca menelusuri karya rujukan. Isi kajian bunyi, tata bahasa, dan contoh ujaran dalam karya tersebut belum diringkas karena belum diperiksa langsung.[2]
Ragam dalam sumber
Data sumber mencatat 3 entri tingkat dialek di bawah identitas mpur1239. Nama ragam yang ditautkan langsung antara lain Kebar, Arfu, Amberbaken. Ragam tersebut belum memiliki profil tersendiri dan tidak menambah jumlah bahasa individual dalam koleksi. Nama dan cakupan ragam mengikuti sumber. Glottolog mengingatkan bahwa informasi dialek masih dapat memerlukan koreksi. Penamaan dan pengelompokan perlu diperiksa saat membandingkan sumber.[1][3]
| Sistem kode | Kode | Pemetaan dan catatan |
|---|---|---|
| Glottocode | mpur1239 | Identitas cocokDicocokkan pada identitas tingkat bahasa, bukan berdasarkan kemiripan nama. |
| ISO 639-3 | akc | Hubungan perlu dibaca bersama sumberKode yang ditautkan Glottolog 5.3; cakupan daftar resmi ISO belum diperiksa langsung. Kode tidak menambah hitungan bahasa. |
Perkiraan penutur: belum tersedia dalam koleksi ini. Daftar bunyi bahasa (inventaris fonologis) dan penilaian daya hidup bahasa belum diterbitkan.
Nama dalam rujukan
Contoh tulisan dengan rujukan belum tersedia dalam koleksi ini.
Rujukan dokumentasi
Sketsa tata bahasa · kategori deskripsi terluas yang tercatat dalam Glottolog.
- Odé, Cecilia. 2002. A Sketch of Mpur. In Ger P. Reesink (ed.), Languages of the Eastern Bird's Head, 45-107. Canberra: Research School of Pacific and Asian Studies, Australian National University. ↗
- Kalmbacher, Carol J. & J. Gregory Kalmbacher. 1991. Mpur. (Unpublished Research Notes on Selected Languages and Cultures of Irian Jaya, 20.) Jayapura and Dallas: Cenderawasih Univesity and Summer Institute of Linguistics. vi+181pp. ↗
- Gabelentz, Georg von der & Adolf Bernard Meyer. 1882. Beiträge zur Kenntnis der melanesischen, mikronesischen und papuanischen Sprachen. (Abhandlungen der Philologisch-Historischen Klasse der Königlich-Sächsischen Gesellschaft der Wissenschaften, 8(4).) Leipzig: S. Hirzel. 373-542pp. ↗
Setiap tautan membuka catatan bibliografi Glottolog.
Isi buku dan artikel asli belum diperiksa. Kategori MED menjelaskan keluasan dokumentasi yang tercatat, bukan mutu atau keunggulan bahasa.
Lokasi bukti: CLDF values.csv: mpur1239-med; mpur1239-medovertime.
Catatan dan rujukan
- Glottolog 5.3 · dataset languoid resmi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0
- Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗Glottolog v5.3 · CLDF · CC BY 4.0
- Glottolog 5.3 · prinsip kategori dan klasifikasi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0