Bahasa · Lisan
Nila
Nila dicatat sebagai bahasa lisan kategori L1 dalam Glottolog 5.3, dengan identitas nila1244. Sumber menempatkannya dalam keluarga Austronesian dan mengasosiasikannya dengan Indonesia, Timor Leste.
- ISO 639-3
- nil
- Cara berbahasa
- Lisan
- Lingkup
- Bahasa individual · cakupan Glottolog 5.3
- Rujukan utama
- Glottolog 5.3 ↗
Gambaran umum
Identitas dan penamaan
Glottolog menggunakan nama rujukan Nila. Identitas nila1244 tercatat pada tingkat bahasa, dalam kategori bahasa lisan sebagai bahasa pertama (L1). Kategori ini mengacu pada penggunaan tradisional suatu komunitas. Cakupan profil mengikuti sumber, termasuk dokumentasi dari masa lalu. Nama katalog belum tentu merupakan nama asli atau nama pilihan komunitas. Nama asli hanya ditambahkan jika ada bukti yang sesuai. Glottolog menautkan kode ISO 639-3 nil. Cakupan kode pada daftar resmi ISO belum diperiksa langsung.[1][2][3]
Posisi dalam klasifikasi
Jalur klasifikasi Glottolog 5.3 menuju Nila melewati Austronesian (aust1307) → Malayo-Polynesian (mala1545) → Timor-Babar (timo1265) → Southwest Maluku (sout3382) → Teun-Nila-Serua (teun1242) → Nila-Serua (nila1243) sebelum mencapai identitas nila1244. Urutan ini mempertahankan cabang pada edisi sumber. Keluarga akar tidak selalu menjadi induk langsung bahasa. Kekerabatan ini mengikuti klasifikasi historis Glottolog. Kesamaan negara atau aksara tidak menentukan kekerabatan. Klasifikasi dapat berubah seiring bertambahnya penelitian perbandingan historis.[2][3]
Bukti identitas: languoid.csv: id=nila1244; CLDF nila1244-level, nila1244-category ↗
Klasifikasi dan hubungan
- AustronesianGlottocode aust1307 · Glottolog 5.3
- Malayo-PolynesianGlottocode mala1545 · Glottolog 5.3
- Timor-BabarGlottocode timo1265 · Glottolog 5.3
- Southwest MalukuGlottocode sout3382 · Glottolog 5.3
- Teun-Nila-SeruaGlottocode teun1242 · Glottolog 5.3
- Nila-SeruaGlottocode nila1243 · Glottolog 5.3
- NilaJalur klasifikasi lengkap dari akar keluarga tercatat dalam data CLDF v5.3.
Informasi dengan konteks
Asosiasi wilayah dan titik
Kolom negara (Countries) mencatat kaitan dengan Indonesia (ID), Timor Leste (TL). Kawasan geografis (Macroarea) dalam Glottolog: Papunesia. Pembagian kawasan ini mengikuti data sumber dan berbeda dari keluarga bahasa. Titik perwakilan sumber berada pada -6.73496° lintang dan 129.512° bujur. Negara dan titik rujukan tidak menunjukkan semua lokasi penutur, status bahasa resmi, batas komunitas, atau kepemilikan wilayah. Informasi wilayah perlu dibaca sesuai cakupan sumber.[1][2]
Dokumentasi yang tercatat
Dokumentasi terluas yang tercatat dalam Glottolog, atau Most Extensive Description (MED), termasuk kategori kajian fonologi, teks, ciri khusus, kamus, atau dokumentasi setara. Edisi sumber mencatat 2 rujukan dalam riwayat MED. Hingga tiga catatan bibliografi ditampilkan di bagian Dokumentasi. Kategori ini menjelaskan dokumentasi yang tercatat. Kategori tersebut tidak menilai jumlah penutur, status resmi, atau kerumitan bahasa. Bibliografi membantu pembaca menelusuri karya rujukan. Isi kajian bunyi, tata bahasa, dan contoh ujaran dalam karya tersebut belum diringkas karena belum diperiksa langsung.[2]
Ragam dalam sumber
Data sumber tidak mencatat turunan tingkat dialek di bawah identitas nila1244. Ketiadaan catatan ini tidak berarti bahasa tersebut tidak memiliki variasi. Ragam tersebut belum memiliki profil tersendiri dan tidak menambah jumlah bahasa individual dalam koleksi. Nama dan cakupan ragam mengikuti sumber. Glottolog mengingatkan bahwa informasi dialek masih dapat memerlukan koreksi. Penamaan dan pengelompokan perlu diperiksa saat membandingkan sumber.[1][3]
| Sistem kode | Kode | Pemetaan dan catatan |
|---|---|---|
| Glottocode | nila1244 | Identitas cocokDicocokkan pada identitas tingkat bahasa, bukan berdasarkan kemiripan nama. |
| ISO 639-3 | nil | Hubungan perlu dibaca bersama sumberKode yang ditautkan Glottolog 5.3; cakupan daftar resmi ISO belum diperiksa langsung. Kode tidak menambah hitungan bahasa. |
Perkiraan penutur: belum tersedia dalam koleksi ini. Daftar bunyi bahasa (inventaris fonologis) dan penilaian daya hidup bahasa belum diterbitkan.
Nama dalam rujukan
Contoh tulisan dengan rujukan belum tersedia dalam koleksi ini.
Rujukan dokumentasi
Kajian fonologi, teks, ciri khusus, kamus, atau dokumentasi setara · kategori deskripsi terluas yang tercatat dalam Glottolog.
- Engelenhoven, Aone van. 2003. Language endangerment in Indonesia: The incipient obsolescence and acute death of Teun, Nila and Serua (Central and Southwest Maluku). In Mark Janse and Sjimen Tol (eds.), Language Death and Language Maintenance: Theoretical, Practical and Descriptive Approaches, 49-80. Amsterdam: John Benjamins. ↗
- Stokhof, W. A. L. 1981. Holle lists: vocabularies in languages of Indonesia Vol.3/2: Central Moluccas: Seram (II). (Pacific Linguistics: Series D, 44.) In Stokhof, W.A.L. (ed.) Canberra: Research School of Pacific and Asian Studies, Australian National University. 212pp. ↗
Setiap tautan membuka catatan bibliografi Glottolog.
Isi buku dan artikel asli belum diperiksa. Kategori MED menjelaskan keluasan dokumentasi yang tercatat, bukan mutu atau keunggulan bahasa.
Lokasi bukti: CLDF values.csv: nila1244-med; nila1244-medovertime.
Catatan dan rujukan
- Glottolog 5.3 · dataset languoid resmi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0
- Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗Glottolog v5.3 · CLDF · CC BY 4.0
- Glottolog 5.3 · prinsip kategori dan klasifikasi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0