Bahasa · Lisan
Northeastern Dinka
Northeastern Dinka dicatat sebagai bahasa lisan kategori L1 dalam Glottolog 5.3, dengan identitas nort2815. Sumber menempatkannya dalam keluarga Nilotic dan mengasosiasikannya dengan Sudan, Sudan Selatan.
- ISO 639-3
- dip
- Cara berbahasa
- Lisan
- Lingkup
- Bahasa individual · cakupan Glottolog 5.3
- Rujukan utama
- Glottolog 5.3 ↗
Gambaran umum
Identitas dan penamaan
Glottolog menggunakan nama rujukan Northeastern Dinka. Identitas nort2815 tercatat pada tingkat bahasa, dalam kategori bahasa lisan sebagai bahasa pertama (L1). Kategori ini mengacu pada penggunaan tradisional suatu komunitas. Cakupan profil mengikuti sumber, termasuk dokumentasi dari masa lalu. Nama katalog belum tentu merupakan nama asli atau nama pilihan komunitas. Nama asli hanya ditambahkan jika ada bukti yang sesuai. Glottolog menautkan kode ISO 639-3 dip. Cakupan kode pada daftar resmi ISO belum diperiksa langsung.[1][2][3]
Posisi dalam klasifikasi
Jalur klasifikasi Glottolog 5.3 menuju Northeastern Dinka melewati Nilotic (nilo1247) → Western Nilotic (west2493) → Dinka-Nuer (dink1261) → Dinka (dink1262) sebelum mencapai identitas nort2815. Urutan ini mempertahankan cabang pada edisi sumber. Keluarga akar tidak selalu menjadi induk langsung bahasa. Kekerabatan ini mengikuti klasifikasi historis Glottolog. Kesamaan negara atau aksara tidak menentukan kekerabatan. Klasifikasi dapat berubah seiring bertambahnya penelitian perbandingan historis.[2][3]
Bukti identitas: languoid.csv: id=nort2815; CLDF nort2815-level, nort2815-category ↗
Klasifikasi dan hubungan
- NiloticGlottocode nilo1247 · Glottolog 5.3
- Western NiloticGlottocode west2493 · Glottolog 5.3
- Dinka-NuerGlottocode dink1261 · Glottolog 5.3
- DinkaGlottocode dink1262 · Glottolog 5.3
- Northeastern DinkaJalur klasifikasi lengkap dari akar keluarga tercatat dalam data CLDF v5.3.
Informasi dengan konteks
Asosiasi wilayah dan titik
Kolom negara (Countries) mencatat kaitan dengan Sudan (SD), Sudan Selatan (SS). Kawasan geografis (Macroarea) dalam Glottolog: Africa. Pembagian kawasan ini mengikuti data sumber dan berbeda dari keluarga bahasa. Titik perwakilan sumber berada pada 9.27995° lintang dan 31.8392° bujur. Negara dan titik rujukan tidak menunjukkan semua lokasi penutur, status bahasa resmi, batas komunitas, atau kepemilikan wilayah. Informasi wilayah perlu dibaca sesuai cakupan sumber.[1][2]
Dokumentasi yang tercatat
Dokumentasi terluas yang tercatat dalam Glottolog, atau Most Extensive Description (MED), termasuk kategori kajian fonologi, teks, ciri khusus, kamus, atau dokumentasi setara. Edisi sumber mencatat 6 rujukan dalam riwayat MED. Hingga tiga catatan bibliografi ditampilkan di bagian Dokumentasi. Kategori ini menjelaskan dokumentasi yang tercatat. Kategori tersebut tidak menilai jumlah penutur, status resmi, atau kerumitan bahasa. Bibliografi membantu pembaca menelusuri karya rujukan. Isi kajian bunyi, tata bahasa, dan contoh ujaran dalam karya tersebut belum diringkas karena belum diperiksa langsung.[2]
Ragam dalam sumber
Data sumber mencatat 7 entri tingkat dialek di bawah identitas nort2815. Nama ragam yang ditautkan langsung antara lain Abiliang, Ageer, Dongjol, Luac, Ngok-Sobat. Ragam tersebut belum memiliki profil tersendiri dan tidak menambah jumlah bahasa individual dalam koleksi. Nama dan cakupan ragam mengikuti sumber. Glottolog mengingatkan bahwa informasi dialek masih dapat memerlukan koreksi. Penamaan dan pengelompokan perlu diperiksa saat membandingkan sumber.[1][3]
| Sistem kode | Kode | Pemetaan dan catatan |
|---|---|---|
| Glottocode | nort2815 | Identitas cocokDicocokkan pada identitas tingkat bahasa, bukan berdasarkan kemiripan nama. |
| ISO 639-3 | dip | Hubungan perlu dibaca bersama sumberKode yang ditautkan Glottolog 5.3; cakupan daftar resmi ISO belum diperiksa langsung. Kode tidak menambah hitungan bahasa. |
Perkiraan penutur: belum tersedia dalam koleksi ini. Daftar bunyi bahasa (inventaris fonologis) dan penilaian daya hidup bahasa belum diterbitkan.
Nama dalam rujukan
Contoh tulisan dengan rujukan belum tersedia dalam koleksi ini.
Rujukan dokumentasi
Kajian fonologi, teks, ciri khusus, kamus, atau dokumentasi setara · kategori deskripsi terluas yang tercatat dalam Glottolog.
- Remijsen, Bert. 2014. Evidence for three-level vowel length in Ageer Dinka. In Johanneke Caspers and Yiya Chen and Willemijn Heeren and Jos Pacilly and Niels O. Schiller and Ellen van Zanten (eds.), Above and Beyond the Segments: Experimental linguistics and phonetics, 246-260. Amsterdam/Philadelphia: Amsterdam: John Benjamins. doi: 10.1075/z.189.20rem. ↗
- Gilley, Leoma. 2004. Morphophonemic Orthographies in Fusional Languages: The Cases of Dinka and Shilluk. SIL Electronic Working Papers 2004-003 2004-003. 1–13. Inst. of African and Asian Studies, Univ. of Khartoum; SIL International. ↗
- Roettger, Larry & Lisa Roettger. 1989. A Dinka dialect study. Occasional Papers in the Study of Sudanese Languages 6. 1-65. ↗
Setiap tautan membuka catatan bibliografi Glottolog.
Isi buku dan artikel asli belum diperiksa. Kategori MED menjelaskan keluasan dokumentasi yang tercatat, bukan mutu atau keunggulan bahasa.
Lokasi bukti: CLDF values.csv: nort2815-med; nort2815-medovertime.
Catatan dan rujukan
- Glottolog 5.3 · dataset languoid resmi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0
- Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗Glottolog v5.3 · CLDF · CC BY 4.0
- Glottolog 5.3 · prinsip kategori dan klasifikasi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0