Bahasa.ensiklopedia.online

Keluarga/cabang · Cabang genealogis · Glottolog 5.3

Eastern Nilotic

Eastern Nilotic adalah cabang genealogis menurut Glottolog 5.3, dengan Glottocode east2418. Sumber mencatat 18 entri tingkat bahasa di bawah kelompok ini. Koleksi Bahasa memuat 16 profil bahasa anggotanya. Jumlah bahasa dan kelompok dihitung terpisah.

Identitas
east2418
Cara berbahasa
Tidak berlaku
Lingkup
Cabang genealogis · Glottolog 5.3
Rujukan utama
Glottolog 5.3 ↗
IndukNiloticKelompokEastern NiloticKeluarga/cabangBarianKeluarga/cabangTeso-Lotuxo-Maa
Cuplikan dua hubungan anak langsung; bukan seluruh pohon. Glottolog 5.3 ↗ · Lisensi

Gambaran umum

Identitas kelompok

Label rujukan kelompok ini adalah Eastern Nilotic dan identitasnya east2418. Glottolog mencatat kelompok ini pada tingkat keluarga (family). Kelompok ini merupakan cabang di bawah Nilotic (nilo1247), sehingga tidak dihitung sebagai keluarga tingkat akar. Profil ini membahas kelompok kekerabatan menurut satu klasifikasi historis. Kelompok dihitung terpisah dari bahasa individual. Kemiripan nama tidak cukup untuk menyamakan identitas bahasa, nama alternatif, aksara, atau wilayah. Nama rujukan dipertahankan jika padanan bahasa Indonesia belum tersedia.[1][2]

Posisi dan induk

Jalur menuju kelompok ini adalah Nilotic (nilo1247) → Eastern Nilotic (east2418). Hubungan induk dan cabang di halaman ini mengikuti susunan Glottolog edisi 5.3. Setiap kelompok memiliki identitas tersendiri. Keluarga akar tidak selalu menjadi induk langsung semua anggotanya. Pohon dalam koleksi hanya memuat kelompok terpilih. Cabang lain dalam sumber belum tentu memiliki profil.[1][2]

Bukti identitas: languoid.csv: id=east2418; level; parent_id ↗

Anggota dalam koleksi

Menurut Glottolog, edisi 5.3.

  1. NiloticGlottocode nilo1247 · Glottolog 5.3
  • Eastern NiloticHubungan induk langsung dalam pohon genealogis Glottolog 5.3.

Induk dan cabang langsung

16 profil bahasa terbit dalam koleksi.

Hubungan bersumber
HubunganProfilKonteks sumber
Induk langsung dalam skemaNiloticKeluarga/cabangGlottolog 5.3Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗
Cabang langsung dalam koleksiBarianKeluarga/cabangGlottolog 5.3Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗
Cabang langsung dalam koleksiTeso-Lotuxo-MaaKeluarga/cabangGlottolog 5.3Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗

Informasi dengan konteks

Cakupan dan anggota

CSV Glottolog mencatat 18 turunan tingkat bahasa, 12 turunan tingkat keluarga (family), dan 47 turunan tingkat dialek di bawah Eastern Nilotic. Angka tersebut menyatakan cakupan data sumber, bukan jumlah penutur atau jumlah profil terbit. Di antara 16 bahasa yang sudah mempunyai profil di koleksi, terdapat Bari, Kakwa, Karamojong, Kuku, Lokoya, Lopit, Mandari, Masai. Bahasa anggota dapat berada beberapa tingkat di bawah kelompok. Daftar ini tidak menyatakan semuanya sebagai anak langsung. Dialek dan cabang tidak ditambahkan ke hitungan bahasa individual.[1][2]

Bukti dan batas klasifikasi

Catatan klasifikasi (subclassification) untuk east2418 menautkan 1 catatan bibliografi klasifikasi. Tautan bibliografi mengarah ke catatan yang digunakan Glottolog. Bibliografi ini mengikuti catatan Glottolog sebagai sumber sekunder. Isi karya asli belum diperiksa atau disalin dalam penyusunan profil. Penelitian perbandingan historis dan bukti perubahan bahasa bersama dapat memperbarui klasifikasi antaredisi. Pohon ini tidak mewakili kesepakatan semua sumber.[2][3]

Kode dan cakupan identitas
Sistem kodeKodePemetaan dan catatan
Glottocodeeast2418Identitas cocokIdentitas kelompok genealogis; bukan kode bahasa individual.

Nama dalam rujukan

Contoh tulisan dengan rujukan belum tersedia dalam koleksi ini.

Catatan dan rujukan

Bibliografi klasifikasi dalam Glottolog

Catatan ini ditautkan oleh data sumber. Isi karya asli belum diperiksa dalam penyusunan profil ini.

  1. Glottolog 5.3 · dataset languoid resmi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0
  2. Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗Glottolog v5.3 · CLDF · CC BY 4.0
  3. Glottolog 5.3 · prinsip kategori dan klasifikasi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0

Atribusi dan catatan setiap sumber →