Bahasa.ensiklopedia.online

Keluarga/cabang · Cabang genealogis · Glottolog 5.3

Maric

Maric adalah cabang genealogis menurut Glottolog 5.3, dengan Glottocode mari1445. Sumber mencatat 16 entri tingkat bahasa di bawah kelompok ini. Koleksi Bahasa memuat 12 profil bahasa anggotanya. Jumlah bahasa dan kelompok dihitung terpisah.

Identitas
mari1445
Cara berbahasa
Tidak berlaku
Lingkup
Cabang genealogis · Glottolog 5.3
Rujukan utama
Glottolog 5.3 ↗
IndukGuwa-MaricKelompokMaricKeluarga/cabangEastern MaricKeluarga/cabangNorthern Maric
Cuplikan dua hubungan anak langsung; bukan seluruh pohon. Glottolog 5.3 ↗ · Lisensi

Gambaran umum

Identitas kelompok

Label rujukan kelompok ini adalah Maric dan identitasnya mari1445. Glottolog mencatat kelompok ini pada tingkat keluarga (family). Kelompok ini merupakan cabang di bawah Guwa-Maric (guwa1245), sehingga tidak dihitung sebagai keluarga tingkat akar. Profil ini membahas kelompok kekerabatan menurut satu klasifikasi historis. Kelompok dihitung terpisah dari bahasa individual. Kemiripan nama tidak cukup untuk menyamakan identitas bahasa, nama alternatif, aksara, atau wilayah. Nama rujukan dipertahankan jika padanan bahasa Indonesia belum tersedia.[1][2]

Posisi dan induk

Jalur menuju kelompok ini adalah Pama-Nyungan (pama1250) → Greater Maric (grea1282) → Guwa-Maric (guwa1245) → Maric (mari1445). Hubungan induk dan cabang di halaman ini mengikuti susunan Glottolog edisi 5.3. Setiap kelompok memiliki identitas tersendiri. Keluarga akar tidak selalu menjadi induk langsung semua anggotanya. Pohon dalam koleksi hanya memuat kelompok terpilih. Cabang lain dalam sumber belum tentu memiliki profil.[1][2]

Bukti identitas: languoid.csv: id=mari1445; level; parent_id ↗

Anggota dalam koleksi

Menurut Glottolog, edisi 5.3.

  1. Pama-NyunganGlottocode pama1250 · Glottolog 5.3
  2. Greater MaricGlottocode grea1282 · Glottolog 5.3
  3. Guwa-MaricGlottocode guwa1245 · Glottolog 5.3
  • MaricHubungan induk langsung dalam pohon genealogis Glottolog 5.3.

Induk dan cabang langsung

12 profil bahasa terbit dalam koleksi.

Hubungan bersumber
HubunganProfilKonteks sumber
Induk langsung dalam skemaGuwa-MaricKeluarga/cabangGlottolog 5.3Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗
Cabang langsung dalam koleksiSouthern MaricKeluarga/cabangGlottolog 5.3Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗

Informasi dengan konteks

Cakupan dan anggota

CSV Glottolog mencatat 16 turunan tingkat bahasa, 6 turunan tingkat keluarga (family), dan 3 turunan tingkat dialek di bawah Maric. Angka tersebut menyatakan cakupan data sumber, bukan jumlah penutur atau jumlah profil terbit. Di antara 12 bahasa yang sudah mempunyai profil di koleksi, terdapat Bidyara, Biri, Gangulu, Gugu Badhun, Gungabula, Gunya, Guwamu, Kunggari. Bahasa anggota dapat berada beberapa tingkat di bawah kelompok. Daftar ini tidak menyatakan semuanya sebagai anak langsung. Dialek dan cabang tidak ditambahkan ke hitungan bahasa individual.[1][2]

Bukti dan batas klasifikasi

Catatan klasifikasi (subclassification) untuk mari1445 menautkan 2 catatan bibliografi klasifikasi. Tautan bibliografi mengarah ke catatan yang digunakan Glottolog. Bibliografi ini mengikuti catatan Glottolog sebagai sumber sekunder. Isi karya asli belum diperiksa atau disalin dalam penyusunan profil. Penelitian perbandingan historis dan bukti perubahan bahasa bersama dapat memperbarui klasifikasi antaredisi. Pohon ini tidak mewakili kesepakatan semua sumber.[2][3]

Kode dan cakupan identitas
Sistem kodeKodePemetaan dan catatan
Glottocodemari1445Identitas cocokIdentitas kelompok genealogis; bukan kode bahasa individual.

Nama dalam rujukan

Contoh tulisan dengan rujukan belum tersedia dalam koleksi ini.

Catatan dan rujukan

Bibliografi klasifikasi dalam Glottolog

Catatan ini ditautkan oleh data sumber. Isi karya asli belum diperiksa dalam penyusunan profil ini.

  1. Glottolog 5.3 · dataset languoid resmi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0
  2. Glottolog · snapshot CLDF bertag v5.3 ↗Glottolog v5.3 · CLDF · CC BY 4.0
  3. Glottolog 5.3 · prinsip kategori dan klasifikasi ↗Glottolog 5.3 · CC BY 4.0

Atribusi dan catatan setiap sumber →